Tag: Browser

  • Cara Memperbaiki ERR_NAME_NOT_RESOLVED dengan Mudah

    Cara Memperbaiki ERR_NAME_NOT_RESOLVED dengan Mudah

    Msb.biz.id – Saat berselancar di internet, mungkin Anda pernah menemukan pesan kesalahan ERR_NAME_NOT_RESOLVED di browser. Pesan ini sering kali muncul ketika kita mencoba mengakses situs web, namun browser tidak dapat menemukan alamat IP yang sesuai dengan nama domain yang dimasukkan. Masalah ini bisa sangat mengganggu, terutama jika Anda perlu mengakses situs penting untuk pekerjaan atau keperluan pribadi.

    Artikel ini akan menjelaskan secara mendalam apa itu ERR_NAME_NOT_RESOLVED, penyebab utamanya, serta solusi dan langkah-langkah praktis untuk mengatasinya. Dengan memahami masalah ini, Anda dapat memperbaikinya dengan cepat dan mencegahnya terjadi di masa mendatang.

    Apa Itu ERR_NAME_NOT_RESOLVED?

    Definisi ERR_NAME_NOT_RESOLVED

    ERR_NAME_NOT_RESOLVED adalah pesan kesalahan yang muncul ketika browser gagal menyelesaikan nama domain (domain name) menjadi alamat IP yang benar. Browser Anda menggunakan Domain Name System (DNS) untuk mengonversi nama domain seperti “example.com” menjadi alamat IP yang dapat digunakan untuk mengakses situs tersebut. Jika DNS tidak dapat menyelesaikan proses ini, maka browser akan menampilkan pesan kesalahan ERR_NAME_NOT_RESOLVED.

    Pentingnya Mengatasi ERR_NAME_NOT_RESOLVED

    Mengabaikan kesalahan ini bisa mengganggu produktivitas dan pengalaman pengguna. Jika Anda mengelola website, ini juga bisa menurunkan lalu lintas pengunjung dan membuat pengunjung frustrasi karena mereka tidak bisa mengakses situs Anda. Selain itu, masalah ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor yang perlu segera diatasi agar tidak berlarut-larut.

    Penyebab ERR_NAME_NOT_RESOLVED

    Kesalahan pada DNS (Domain Name System)

    DNS bertindak sebagai buku telepon internet, yang menghubungkan nama domain dengan alamat IP. Jika server DNS yang digunakan bermasalah atau tidak dapat meresolusikan nama domain, pesan ERR_NAME_NOT_RESOLVED akan muncul. Ini bisa terjadi karena konfigurasi DNS yang salah atau server DNS yang tidak responsif.

    Koneksi Internet Tidak Stabil

    Koneksi internet yang terputus atau tidak stabil dapat memicu kesalahan ini. Jika perangkat Anda kehilangan koneksi saat mencoba mengakses situs web, browser tidak akan dapat menemukan alamat IP yang diperlukan, sehingga muncul pesan kesalahan ini.

    Cache DNS yang Usang atau Salah

    Browser dan sistem operasi Anda sering kali menyimpan informasi DNS di cache untuk mempercepat akses ke situs web yang sering dikunjungi. Namun, jika cache DNS sudah usang atau berisi informasi yang salah, ini bisa menyebabkan masalah koneksi seperti ERR_NAME_NOT_RESOLVED. Cache DNS yang tidak diperbarui bisa membuat browser mengarahkan Anda ke alamat IP yang salah.

    Nama Domain Tidak Ditemukan

    Kesalahan ketik pada nama domain atau situs web yang sudah tidak aktif juga bisa menyebabkan masalah ini. Misalnya, jika Anda salah ketik URL atau mencoba mengakses domain yang sudah kadaluarsa, browser tidak akan dapat menemukan alamat IP yang cocok, sehingga muncul kesalahan ini.

    Masalah pada Pengaturan Firewall atau Antivirus

    Terkadang, firewall atau antivirus dapat memblokir akses ke situs web tertentu dengan alasan keamanan. Pengaturan yang terlalu ketat pada firewall atau perangkat lunak keamanan Anda bisa menyebabkan koneksi ke situs web yang sah diblokir, menghasilkan kesalahan ERR_NAME_NOT_RESOLVED.

    Cara Mendiagnosis ERR_NAME_NOT_RESOLVED

    Menggunakan Ping dan Traceroute

    Salah satu cara untuk mendiagnosis masalah ini adalah dengan menggunakan alat seperti ping dan traceroute. Alat-alat ini membantu memeriksa apakah koneksi antara perangkat Anda dan server situs web berfungsi dengan baik.

    • Ping: Alat ini mengirimkan paket data kecil ke server dan melihat apakah ada respons. Jika tidak ada respons, maka mungkin ada masalah pada DNS atau koneksi internet Anda.
    • Traceroute: Alat ini melacak rute yang ditempuh data dari perangkat Anda ke server tujuan, memungkinkan Anda melihat di mana jalur koneksi terputus atau mengalami masalah.

    Mengecek Status Koneksi Internet

    Langkah pertama adalah memastikan bahwa koneksi internet Anda stabil. Cobalah untuk mengakses situs web lain atau menggunakan perangkat yang berbeda untuk melihat apakah masalahnya ada pada jaringan Anda. Jika situs web lain dapat diakses dengan baik, maka kemungkinan besar masalah ada pada DNS atau pengaturan jaringan.

    Memeriksa Pengaturan DNS di Perangkat

    DNS default yang disediakan oleh penyedia layanan internet (ISP) terkadang bisa lambat atau tidak responsif. Anda dapat memeriksa dan mengganti pengaturan DNS di perangkat Anda untuk memastikan bahwa Anda menggunakan DNS yang lebih andal, seperti Google Public DNS atau Cloudflare DNS.

    • Google DNS: 8.8.8.8 dan 8.8.4.4
    • Cloudflare DNS: 1.1.1.1 dan 1.0.0.1

    Mengganti DNS dapat membantu meningkatkan kecepatan dan stabilitas akses situs web.

    Menggunakan Layanan Cek Domain

    Jika Anda tidak yakin apakah masalahnya ada pada domain, Anda dapat memeriksa status domain tersebut melalui layanan seperti Who.is atau ICANN WHOIS Lookup. Layanan ini memungkinkan Anda mengetahui apakah domain masih aktif atau sudah kadaluarsa.

    Solusi untuk Mengatasi ERR_NAME_NOT_RESOLVED

    Menghapus Cache DNS

    Salah satu solusi paling umum untuk masalah ini adalah dengan menghapus cache DNS. Berikut cara melakukannya di berbagai sistem operasi:

    • Windows: Buka Command Prompt dan ketik perintah ipconfig /flushdns.
    • macOS: Buka Terminal dan ketik perintah sudo killall -HUP mDNSResponder.
    • Android: Anda bisa membersihkan cache DNS dengan mengaktifkan mode pesawat (airplane mode) selama beberapa detik, lalu mematikannya kembali.
    • iOS: Restart perangkat Anda atau aktifkan mode pesawat untuk sementara waktu untuk membersihkan cache DNS.

    Menghapus cache DNS akan memperbarui informasi DNS dan memungkinkan browser mendapatkan data yang benar untuk menyelesaikan nama domain.

    Memeriksa Koneksi Internet

    Jika masalah ini disebabkan oleh koneksi internet yang buruk, Anda dapat mencoba beberapa langkah berikut:

    1. Restart router atau modem untuk memperbarui koneksi jaringan.
    2. Coba sambungkan ke jaringan lain, seperti menggunakan jaringan seluler jika Anda menggunakan Wi-Fi.
    3. Periksa apakah ada masalah dengan penyedia layanan internet (ISP) Anda dengan menghubungi layanan pelanggan mereka.

    Mengganti Server DNS

    Mengganti server DNS ke Google DNS atau Cloudflare DNS adalah langkah efektif untuk memperbaiki ERR_NAME_NOT_RESOLVED. Caranya:

    1. Buka Control Panel (untuk Windows) atau System Preferences (untuk macOS).
    2. Pilih Network, lalu pilih jaringan yang sedang Anda gunakan.
    3. Masukkan server DNS baru seperti 8.8.8.8 (Google DNS) atau 1.1.1.1 (Cloudflare DNS).
    4. Simpan pengaturan dan restart koneksi internet Anda.

    Periksa Pengetikan Nama Domain

    Terkadang masalah ini terjadi karena kesalahan ketik pada nama domain. Pastikan Anda telah mengetik URL dengan benar dan coba akses ulang situs tersebut.

    Memeriksa Pengaturan Firewall dan Antivirus

    Jika firewall atau antivirus memblokir koneksi, Anda perlu menonaktifkannya sementara untuk melihat apakah itu penyebab masalah. Tambahkan pengecualian untuk situs web yang sah di pengaturan firewall atau antivirus agar akses ke situs tersebut tidak lagi diblokir.

    Pencegahan ERR_NAME_NOT_RESOLVED di Masa Depan

    Menggunakan DNS yang Andal

    Menggunakan server DNS yang andal, seperti Google atau Cloudflare, dapat membantu mencegah masalah ERR_NAME_NOT_RESOLVED di masa depan. Server DNS ini lebih cepat dan lebih stabil daripada server DNS yang disediakan oleh sebagian besar ISP.

    Perbarui Perangkat Lunak dan Sistem

    Pastikan untuk memperbarui perangkat lunak firewall, antivirus, browser, dan sistem operasi Anda secara berkala. Pembaruan perangkat lunak sering kali mencakup perbaikan bug dan peningkatan keamanan yang dapat mencegah masalah koneksi seperti ini.

    Membersihkan Cache DNS Secara Berkala

    Lakukan pembersihan cache DNS secara berkala untuk memastikan bahwa informasi DNS di perangkat Anda selalu terbaru. Hal ini dapat mencegah cache DNS yang usang menyebabkan masalah koneksi di masa mendatang.

    Gunakan Layanan Pemantauan Situs Web

    Menggunakan layanan pemantauan situs web seperti UptimeRobot dapat membantu Anda mengetahui jika situs web sedang mengalami downtime atau masalah teknis. Ini membantu Anda mengetahui apakah masalah ada di pihak Anda atau di sisi server situs yang Anda coba akses.

    Studi Kasus dan Contoh Nyata

    Pengalaman Pengguna dalam Mengatasi ERR_NAME_NOT_RESOLVED

    Seorang pengguna melaporkan bahwa ia sering mengalami ERR_NAME_NOT_RESOLVED ketika mengakses situs tertentu. Setelah mengganti pengaturan DNS ke Google DNS dan membersihkan cache DNS, masalahnya hilang, dan ia dapat mengakses situs tersebut dengan lancar.

    Perusahaan yang Mengoptimalkan Infrastruktur DNS untuk Mencegah Masalah

    Sebuah perusahaan teknologi besar mengalami masalah DNS yang mengakibatkan kesalahan ERR_NAME_NOT_RESOLVED bagi banyak pengguna. Dengan mengoptimalkan pengaturan

    DNS dan menggunakan CDN (Content Delivery Network) yang andal, mereka berhasil memulihkan konektivitas dan meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.

    Kesimpulan

    ERR_NAME_NOT_RESOLVED adalah kesalahan yang sering terjadi ketika DNS tidak dapat menyelesaikan nama domain menjadi alamat IP yang benar. Masalah ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kesalahan pada DNS, koneksi internet yang buruk, atau pengaturan firewall yang salah. Dengan langkah-langkah yang telah dijelaskan di atas, Anda bisa memperbaiki masalah ini dan mencegahnya terjadi lagi di masa mendatang.


    FAQ (Frequently Asked Questions)

    Apa Itu ERR_NAME_NOT_RESOLVED?

    ERR_NAME_NOT_RESOLVED adalah pesan kesalahan yang muncul ketika browser tidak dapat menyelesaikan nama domain menjadi alamat IP yang benar.

    Bagaimana Cara Mengatasi ERR_NAME_NOT_RESOLVED?

    Anda bisa mengatasi masalah ini dengan membersihkan cache DNS, mengganti server DNS, memeriksa koneksi internet, dan memastikan tidak ada kesalahan ketik pada URL.

    Apakah Cache DNS Bisa Menyebabkan ERR_NAME_NOT_RESOLVED?

    Ya, cache DNS yang usang atau salah dapat menyebabkan masalah ini. Menghapus cache DNS biasanya dapat memperbaikinya.

    Apa yang Harus Dilakukan Jika ERR_NAME_NOT_RESOLVED Terus Muncul?

    Jika masalah terus terjadi, coba ganti server DNS, periksa koneksi internet, atau periksa apakah firewall atau antivirus memblokir akses ke situs web tertentu.
  • 11 Cara Memperbaiki HTTP ERROR 431 di Browser Google Chrome

    11 Cara Memperbaiki HTTP ERROR 431 di Browser Google Chrome

    Msb.biz.id – Kesalahan HTTP ERROR 431 terutama terjadi dalam dua situasi berbeda. Pertama, jika website yang Anda inginkan mengalami beberapa masalah dengan cookie, ada kemungkinan mendapatkan kesalahan ini. Sebaliknya, jika URL yang diinginkan terlalu panjang, Chrome mungkin tidak dapat memproses permalink. Dalam situasi seperti itu, Anda dapat menonaktifkan kode rujukan, header.php, plugin pengalihan URL, dll.

    Kesalahan HTTP ERROR 431 berarti bahwa tajuk HTTP lebih panjang daripada yang dapat ditangani oleh server dan dinyatakan, ‘Minta Bidang Tajuk Terlalu Besar status respons. Untuk mengatasi masalah ini, Anda dapat merujuk ke solusi yang telah kami sebutkan di atas.

    Sebelum kita mengetahui solusinya, mari kita pertimbangkan mengapa kode kesalahan muncul di layar. Ada berbagai alasan untuk melihat HTTP Error 431. Kami telah menyebutkan beberapa di antaranya di bawah ini:

    • Cache website atau browser cenderung rusak dan semata-mata merupakan alasan di balik kode kesalahan. Anda dapat menghapus cookie situs web. Dan jika itu tidak berhasil maka Anda dapat menghapus data situs atau Riwayat Chrome. Entah bekerja.
    • Jika akun rusak maka kemungkinan besar Anda melihat pesan kesalahan. Oleh karena itu, Anda perlu membuat akun pengguna baru dan melihat apakah masalah tetap ada atau tidak.
    • Lebih sering daripada tidak, instalasi Chrome rusak dan kemudian menyebabkan masalah bagi pengguna saat menggunakan situs web, Anda dapat menginstal ulang Chrome untuk menghilangkan kode kesalahan tersebut.

    Eror HTTP ERROR 431, halaman ini tidak berfungsi di Google Chrome; tips dan trik berikut akan berguna untuk Anda. Baik Anda pengguna atau administrator situs web , Anda dapat mengikuti saran pemecahan masalah ini untuk mengatasi masalah tersebut dan membuat situs web Anda berfungsi kembali.

    11 Tips Memperbaiki HTTP ERROR 431 di Browser Google Chrome

    Untuk memperbaiki HTTP ERROR 431 di Browser Google Chrome, ikuti langkah berikut:

    Hapus Cookie

    Kesalahan HTTP 431 terjadi karena pengaturan cookie yang salah di browser. Jika browser Anda menyimpan cookie lama meskipun situs web telah mengubah banyak hal, termasuk URL, Anda mungkin mendapatkan masalah ini saat mengakses situs web. Oleh karena itu, disarankan untuk menghapus cookie browser Anda dan coba lagi.

    Hapus Cookie Melalui Plugin Cache

    Seperti disebutkan dalam solusi pertama, kesalahan HTTP ini terjadi karena pengaturan cookie yang salah. Oleh karena itu, jika plugin Cache Anda tidak disetel dengan benar atau tidak sesuai dengan server, Anda mungkin menemukan masalah ini juga. Oleh karena itu, Anda memiliki hal-hal ini di tangan:

    • Hapus cache melalui plugin cache Anda. Apa pun plugin yang Anda gunakan, ia memiliki opsi untuk menghapus cache.
    • Nonaktifkan plugin Cache dan periksa apakah Anda dapat membuka situs web Anda atau tidak.
    • Setel plugin Cache dengan benar. Anda dapat mengambil bantuan dukungan dari penyedia server Anda.

    Hapus Data Situs

    ika hanya menghapus cookie tidak membantu Anda, Anda dapat mencoba menghapus data situs. Pertama, Anda dapat menghapus data situs web tertentu. Namun, jika tidak berhasil, Anda perlu  menghapus seluruh data penjelajahan dari  browser Google Chrome.

    Jika Anda tidak tahu, masukkan ini di bilah alamat: chrome://settings/clearBrowserData. Kemudian, alihkan ke  tab Lanjutan  dan pilih  opsi Sepanjang waktu  . Setelah itu, centang semua kotak centang dan klik  tombol Hapus data  .

    Setelah itu, periksa apakah itu menyelesaikan masalah Anda atau tidak.

    Hapus Cache DNS

    Cara Flush DNS

    Jika situs web baru-baru ini mengubah server, ISP Anda mungkin tidak akan segera mengatasi perubahan tersebut. Pada saat seperti itu, Anda mungkin menemukan berbagai kode Kesalahan HTTP saat membuka situs web. Itu sebabnya Anda dapat  mengosongkan cache DNS  dan memeriksa apakah itu memecahkan masalah Anda atau tidak. Untuk menghapus cache DNS, ikuti langkah-langkah berikut:

    • Buka Command Prompt dengan hak administrator.
    • Masukkan perintah ini:  ipconfig /flushdns
    • Mulai ulang browser dan periksa lagi.

    Coba di Penyamaran/Incognito

    Cara Masuk ke Incognito Browser Google Chrome

    Jika Anda telah mengubah banyak pengaturan, menginstal ekstensi, atau baru-baru ini menggunakan proxy atau VPN, disarankan untuk memeriksa situs web yang sama dalam mode Penyamaran. Mode penyamaran tidak menyimpan pengaturan seperti itu dan itulah mengapa ini berfungsi seperti Safe Mode. Jika berfungsi dengan baik, Anda perlu mengembalikan semua perubahan dan mencoba mode penelusuran normal lagi.

    Nonaktifkan Ekstensi

    Terkadang, memasang ekstensi yang tak terhitung jumlahnya dapat menyebabkan masalah yang sama di komputer Anda. Saat Anda menginstal proxy dan ekstensi VPN yang berbeda di browser, ini dapat menimbulkan konflik, dan akibatnya, Anda tidak akan dapat membuka situs web apa pun. Oleh karena itu, disarankan untuk menonaktifkan semua ekstensi yang terpasang dan memeriksa apakah ini menyelesaikan masalah atau tidak. Jika ya, Anda dapat mengaktifkan satu ekstensi sekaligus untuk menemukan pelakunya.

    Pindai PC dengan Alat Penghapus Adware

    Jika komputer Anda memiliki adware, itu mungkin memblokir Anda dari membuka situs web yang berbeda. Adware dapat bertindak aneh di komputer Anda, dan situasi ini adalah salah satunya. Oleh karena itu, Anda dapat memindai komputer Anda dengan berbagai alat anti-adware. Sekadar informasi, ada beberapa opsi yang Anda miliki, termasuk  AdwCleaner ,  Ultra Adware Killer , dll. Namun, jika Anda sudah menggunakan alat lain, Anda pasti dapat menggunakannya juga.

    Periksa htaccess Website

    Jika Anda menggunakan Apache, HTACCESS memainkan peran penting dalam mengatur berbagai hal. Oleh karena itu, periksa file .htaccess untuk kode yang tidak diperlukan. Anda juga dapat memilih file .htaccess default. Untuk informasi Anda, ini adalah .htaccess default:

    # BEGIN WordPress
    
    RewriteEngine On
    
    RewriteRule .* - [E=HTTP_AUTHORIZATION:%{HTTP:Authorization}]
    
    RewriteBase /
    
    RewriteRule ^index\.php$ - [L]
    
    RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
    
    RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
    
    RewriteRule . /index.php [L]
    
    # END WordPress

    Anda dapat menemukan file tersembunyi ini di direktori root.

    Catatan:  Jangan hapus file ini atau buat perubahan apa pun kecuali atau sampai Anda memiliki pengetahuan yang benar.

    Periksa kode Header Website

    Jika Anda baru saja menginstal kode baru di file header, dan masalah dimulai setelah itu, Anda harus segera menghapusnya. Dalam kebanyakan kasus, Anda mungkin perlu memasukkan berbagai baris kode untuk memverifikasi situs web Anda untuk menggunakan layanan atau lebih. Dalam situasi seperti itu, Anda dapat menghapus kode tersebut dan memeriksa apakah itu menyelesaikan masalah atau tidak. Untuk informasi Anda, Anda dapat memeriksa  file header.php  dari tema Anda.

    Tetapkan Permalink Website

    Cara Tetapkan Permalink Website

    ika Anda baru saja berpindah dari satu server ke server lain, Anda mungkin perlu mengatur dan menyimpan struktur permalink. Meskipun Anda belum mengubah strukturnya sama sekali, Anda cukup mengeklik  tombol Simpan Perubahan  untuk memperbaiki masalah ini. Jika Anda menggunakan WordPress, Anda dapat masuk ke dashboard WordPress dengan akun administrator dan pergi ke  Settings > Permalinks .

    Kemudian, pastikan Anda menggunakan struktur permalink yang benar dan klik  tombol Save Changes  . Setelah selesai, Anda dapat membuka situs web secara normal.

    Nonaktifkan plugin pengalihan URL

    Jika Anda menyukai pemasaran afiliasi, penyelubungan atau penyembunyian URL adalah praktik umum. Plugin semacam itu menutupi URL asli dan mengubahnya menjadi sesuatu yang mewah dan dapat dipercaya. Di sisi lain, jika Anda menggunakan plugin pengalihan URL untuk mengalihkan URL lama atau URL kesalahan 404, itu juga dapat membuat masalah yang sama. Itu sebabnya sangat disarankan untuk menonaktifkan plugin semacam itu dan memeriksa apakah Anda dapat membuka situs web secara normal atau tidak.