Tag: Mempercepat

  • 17 Cara Mempercepat Loading WordPress

    17 Cara Mempercepat Loading WordPress

    Msb.biz.id – Jika anda memiliki sebuah website yang dibuat dengan WordPress, kalian pernah mendengar gak sih kalo website WordPress itu memiliki kecepatan, khususnya pada saat membuka suatu halaman. Tenang, kami punya cara mempercepat loading WordPress yang bisa anda gunakan.

    Pentingnya Kecepatan Situs Bagi Sebuah Website

    Dalam mengakses informasi pada sebuah website, terkadang masalah loading time menjadi permasalahan sepele yang berdampak besar. Dari sisi pengunjung, mereka bisa saja dengan mudah meninggalkannya. Dengan demikian, hal ini juga berimbas dari revenue yang bisa dihasilkan dari website anda.

    Tak hanya itu, Google juga telah memasukkan kecepatan website dalam algoritma perangkingan website. Dengan artian, jika situs yang anda kelola lambat, maka website anda berpeluang besar akan mengalami penurunan peringkat di mesin pencarian.

    Pada artikel ini, kami akan membahas secara detail bagaimana cara meningkatkan kecepatan website WordPress. Dari berbagai pilihan yang ada, anda bisa memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan.

    Cara Untuk Mengecek Kecepatan Website

    Sebagian orang terkadang berpikir bahwa website yang mereka kelola sudah sempurna karena tidak merasa lambat di komputer mereka sendiri, ini adalah sebuah kesalahan yang fatal.

    Karena anda sering membuka website di komputer sendiri, maka browser seperti Chrome atau lainnya akan menyimpan cache dan secara otomatis melakukan prefetch ketika anda membukanya kembali. Dengan demikian, website yang anda buka terasa lebih cepat.

    Beberapa tools seperti isitwp dan Google Page Speed bisa anda manfaatkan untuk melakukan pengecekan kecepatan situs web, bahkan menyediakan grafik elemen website mana saja yang mempengaruhi loading time.

    Penyebab Loading Time yang Lama

    Setelah melakukan pengecekan, beberapa rekomendasi mungkin bisa menjadi patokan untuk anda dalam melakukan optimasi website. Ada berbagai faktor penyebab lamanya loading time, berikut adalah faktor umum penyebabnya.

    • Web hosting: Ketika server hosting yang anda miliki tidak dikelola dengan benar, maka hal ini bisa menjadi salah satu faktor utama tingginya loading time.
    • Konfigurasi WordPress: Jika website WordPress anda tidak mempertimbangkan pengelolaan cache, ini akan menyebabkan website menjadi sangat lambat.
    • Perhatikan ukuran gambar: Ketika website mengandung gambar yang memiliki ukuran yang besar, anda sebagai pengelola sebaiknya melakukan kompresi gambar sehingga beban website anda jauh lebih ringan.
    • Plugin WordPress: Penggunaan plugin juga dapat mempengaruhi loading time, jadi gunakan plugin yang memang efektif bagi anda.
    • Terlalu banyak iklan: Tak bisa dipungkiri lagi jika iklan menjadi salah satu pemasukan bagi sebuah website, namun siapa sangka, terlalu banyak iklan juga menjadi salah satu penyebab tingginya loading time.

    Tips Optimasi Loading Time WordPress

    Jika tadi kami sudah menjabarkan apa saja yang menjadi faktor penyebab tingginya loading time, kini kami akan memberikan tips bagaimana cara untuk meningkatkan loading time WordPress anda.

    Pilih Hosting Terbaik

    Performa loading time yang baik, dimulai dari penggunaan infrastruktur yang tepat. Pastikan website yang anda bangun untuk menyajikan kecepatan. Anda bisa menggunakan dedicated host server untuk menunjang kecepatan dalam loading time. Meskipun anda memiliki website dengan desain yang bagus dan memiliki optimasi, penggunaan sharing server bisa memperlambat kinerja website anda.

    Gunakan Caching WordPress

    Untuk memuat sebuah halaman, WordPress harus menjalankan proses untuk menemukan informasi yang diperlukan, mengkombinasikannya menjadi satu, kemudian menampilkannya kepada pengunjung website. Plugin caching WordPress kini sudah banyak tersedia. Anda bisa menggunakan WP Super Cache (gratis) atau  WP Rocket (berbayar). Cukup instal dan aktifkan, dan apa yang dimuat di website anda akan lebih cepat ketika menggunakan metode caching.

    Lakukan Optimasi Gambar

    Meski hanya sebuah gambar, namun jika anda memasukkan gambar dengan ukuran yang cukup besar, akan menambah loading time. Yang terpenting adalah, kompres gambar anda sebaik mungkin dan pastikan gambar masih memiliki resolusi yang cukup. Anda bisa menggunakan Smush.it atau plugin WP-Smush yang bisa anda manfaatkan untuk meminimalkan ukuran file gambar secara signifikan tanpa mengurangi kualitas atau resolusi gambar.

    Install Plugin Sesuai Kebutuhan

    Cara lain untuk mempercepat loading WordPress lainnya adalah dengan cara mengidentifikasi plugin mana saja yang menurut anda berguna. Plugin yang tak terpakai tetapi masih terpasang hanya akan memperlambat website anda.

    Anda bisa mencoba Plugin Performance Profiler untuk menyesuaikan plugin mana saja yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan begitu, anda tidak perlu lagi khawatir website anda menjadi lambat akibat penggunaan plugin yang berlebihan.

    Pastikan WordPress Anda Selalu Update

    Sebagai platform blogging yang bersifat open-source, WordPress terus menghadirkan penyempurnaan bagi para penggunanya. Dengan konsisten mengupdate WordPress, anda akan disuguhkan fitur-fitur baru, perbaikan masalah keamanan dan bug. Oleh sebab itu, penting sekali untuk selalu memperbaharui WordPress anda. Ingat, sebelum melakukan pembaruan pastikan anda sudah melakukan back up.

    Manfaatkan Content Delivery Network (CDN)

    Content Delivery Network (CDN) menjadi salah satu langkah yang bisa anda gunakan untuk meningkatkan loading time WordPress. Dengan menggunakan CDN loading time jauh lebih efisien untuk website anda, karena pengunjung akan disajikan data dari CDN terdekat.

    CDN merupakan jaringan server yang didistribusikan berdasarkan kondisi geografis. Dengan begitu penyajian informasi di dalam website anda jauh lebih cepat.

    Pasang kompresi Gzip

    Semakin kecil ukuran website anda, maka loading time akan semakin cepat. Pemanfaatan kompresi Gzip akan mengurangi ukuran dari konten website anda sekitar 70 persen lebih ringan. Sebuah website yang sudah menerapkan kompresi Gzip akan memuat konten lebih cepat karena terjadi pengurangan bandwidth.

    Cukup dengan menginstal dan mengaktifkan plugin cache Breeze WordPress. Plugin ini sangat membantu dalam memperbaiki performa website yang ada kelola, tentunya juga akan mempercepat loading time.

    Gunakan Tema WordPress yang Ringan

    Ada begitu banyak tema WordPress yang bisa digunakan untuk website anda. Namun jangan lupa, tema dengan konten atau elemen yang berlebihan bisa jadi bumerang bagi loading time website anda.

    Selalu lakukan optimasi WordPress atau anda bisa menggunakan tema WordPress yang tidak terlalu berat dan bisa mempercepat loading WordPress. Mungkin tema default yang disediakan oleh WordPress sudah cukup bagus jika anda hanya menggunakannya untuk blogging. Jika anda menginginkan fitur lainnya, anda bisa menggunakan tema yang dibuat melalui bootstrap.

    Batasi Revisi Postingan

    Meski tak begitu berpengaruh, revisi postingan juga dapat memenuhi ruang di dalam database anda. Sebagian pengguna percaya, revisi postingan dapat mempengaruhi kinerja kueri database yang dioperasikan plugin.

    Mudah sekali jika ingin membatasi revisi postingan, anda cukup menambahkan kode dibawah ini ke dalam file wp-config.php

    define( 'WP_POST_REVISIONS', 5 );

    Anda bisa menyesuaikan angka yang terletak di bagian paling belakang sesuai dengan kebutuhan.

    Aktifkan Penggunaan Lazy Load Images

    Lazy load merupakan cara lama dalam melakukan optimasi loading time WordPress, dimana gambar yang dimuat dalam konten anda akan bergulir ke bawah. Poinnya adalah untuk tidak memuat konten di halaman sekaligus, karena dapat menyebabkan pressure pada server sehingga membuat loading time menjadi lebih lama. Untuk menggunakan fitur Lazy Load anda dapat memanfaatkan plugin Lazy Load WordPress

    Pisahkan Komentar ke Dalam Halaman Lain

    Komentar merupakan fitur umum dari sebuah platform blogging seperti WordPress. Jika kolom komentar anda berisi puluhan atau ratusan komentar, maka hal tersebut akan membutuhkan waktu yang dapat mempengaruhi loading time WordPress anda.

    Tak perlu risau, anda bisa mengubahnya dengan cara membuka Settings > Discussion dan centang pada opsi “Break comments into page”.

    Hindari Menggunggah Audio/Video Langsung ke WordPress

    WordPress memungkinkan anda untuk mengunggah file audio dan video langsung ke website WordPress anda, dan secara otomatis akan menampilkannya. Namun jangan pernah melakukan hal tersebut, karena hanya akan membebani bandwidth. Bahkan anda bisa saja terkena biaya tambahan oleh penyedia hosting.

    Alternatifnya, anda bisa menggunakan layanan hosting video seperti YouTube, DailyMotion atau SoundCloud. Cukup dengan copy-paste link video ke dalam postingan anda.

    Optimasi Database WordPress

    Ibarat harddisk di dalam komputer, database WordPress anda juga memiliki sampah yang tidak anda butuhkan. Database WordPress yang tidak dioptimasi hanya akan memmperlambat website anda dari waktu ke waktu. Solusinya adalah, anda harus rutin membersihkannya dalam jangka waktu tertentu. Atau anda dapat menggunakan plugin Advanced Databased Cleaner untuk melakukan optimasi database.

    Pecah Postingan Menjadi Beberapa Halaman

    Pengunjung cenderung lebih menyukai postingan blog yang lebih panjang dan mendalam. Postingan yang panjang bahkan berpeluang besar mendapat ranking tertinggi di mesin pencari. Namun, jika anda mempublish artikel panjang dengan banyak gambar, hal tersebut akan membebani loading time website anda.

    Sebagai gantinya, pertimbangkan untuk memecah postingan anda menjadi beberapa halaman. Cukup dengan menggunakan plugin Automatically Paginate Posts.

    Gunakan Cloudflare DNS

    Cloudflare merupakan penyedia layanan jaringan pengiriman konten yang terdiri dari 165 data center di 67 negara. Cloudflare juga memberikan layanan gratis bagi penggunaan individu hingga pebisnis berskala kecil. Dengan menggunakan plugin Cloudflare WordPress yang memudahkan pengguna untuk meningkatkan loading time website.

    Menonaktifkan Hotlinking

    Hotlinking merupakan istilah yang digunakan ketika suatu website menggunakan resources milik orang lain. Contoh, jika seseorang telah menyalin gambar dari website anda, maka setelah website tersebut dimuat, gambar tersebut akan dimuat dari website anda, yang artinya hal tersebut dapat membebani bandwidth dari server anda.

    Untuk menghindari masalah tersebut, anda cukup menambahkan kode dibawah ini ke dalam file .htaccess anda

    #disable hotlinking of images with forbidden or custom image option
    RewriteEngine on
    RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$
    RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www\.)?wpbeginner.com [NC]
    RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www\.)?google.com [NC]
    RewriteRule \.(jpg|jpeg|png|gif)$ – [NC,F,L] 
    

    Minify file JavaScript, dan CSS

    Jika anda menguji kecepatan website WordPress dengan Google PageSpeed Insights, anda akan diminta untuk melakukan minify file JavaScript dan CSS. Dengan meminimalkannya, anda akan merasakan peningkatan kecepatan website anda dari yang sebelumnya. Hal ini juga akan membantu anda untuk menghemat bandwidth.

    Tersedia berbagai cara untuk melakukannya, anda bisa menggunakan WordPress plugin Breeze, atau dengan menggunakan plugin seperti Autoptimize. Cukup sekian artikel yang kami sajikan, semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.

    Jika anda sudah melakukan optimasi, kami sarankan untuk melakukan pengecekan kembali. Tertarik dengan konten ini? Silakan isi komentar dibawah.